Senin, 17 September 2012

MUNAS-KONBES NU 2012 Komisi Rekomendasi Usulkan Gelar Pahlawan Tiga Kiai

Konferensi Besar (Konbes) NU 2012 di Pondok Pesantren Kempek Palimanan Cirebon, Ahad (16/9), merekomendasikan usulan gelar pahlawan bagi para ulama NU. Mereka antara lain KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Abbas Buntet Cirebon dan KH Abdurrahman Wahid. Kiai lainnya yang diusulkan dalam sidang komisi rekomendasi adalah Kiai Subhi Parakan Temanggung dan beberapa kyai lain yang telah nyata berjuang melawan penjajah dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu putra Kiai Wahab Hasbullah, KH Hasib Wahab yang meneruskan pengasuhan pondok pesantren Bahrul Ulum Tambah Beras Jombang, di sela sidang komisi di Munas-Konbes NU menyatakan, pengusulan gelar pahlawan itu bukan untuk meminta imbalas atas jasa mereka terhadap negara. Menurutnya usulan itu lebih dimotivasi keinginan agar generasi muda sekarang bisa mengambil teladan dan punya motivasi perjuangan seperti para pendahulunya. Lebih khusus agar warga muda NU meniru para kiainya yang telah begitu besar pengorbanannya bagi negeri yang sangat di cintainya. "Kita saat ini butuh inspirasi. Butuh teladan dalam nasionalisme dan kecintaan pada kemerdekaan. Sudah selayaknya ulama yang berjuang begitu luar biasa dicatat dalam sejarah sebagai pahlawan. Agar anak cucu kita kelak bisa meneladani mereka," tutur kiai Hasib yang baru datang usai menggelar Haul ke-41 Simbah KH Abdul Wahab Hasbullah di pondok pesantrennya, kemarin. Lebih lanjut, ia menyebutkan, Kiai Wahab Hasbullah sangat layak untuk segera diberi gelar pahlawan. Sebab peran beliau yang luar biasa sejak sebelum kemerdekaan hingga menyelamatkan NKRI ketika diserbu sekutu. Dalam peristiwa 10 November 1945, ketika Surabaya dikepung Belanda dan sekutu yang dipimpin Amerika, terangnya, Kiai Wahab Hasbullah berkeliling Jawa dan Madura untuk mengundang para ulama agar berkumpul membahas situasi republik yang genting. Hasilnya, maklumat NU yang diserukan Rais Akbar Hadrotus Syakh KH Hasyhim Asy'ari atau lebih terkenal dengan nama Resolusi Jihad NU, menjadi pemantik gerakan perlawanan rakyat semesta melawan sekutu di Surabaya. "Mbah Wahab waktu itu juga mengontak seluruh komandan laskar Hizbullah dan Sabilillah untuk menyerbu sekutu setelah keluar resolusi jihad," ujarnya. Sekedar menambahkan data, Kiai Wahab lantas menyebutkan, para kyai seperjuangan Mbah Wahab sudah diberi gelar pahlawan. Termasuk yunior beliau. Yaitu KH Abdul Wahid Hasyim dan KH Idham Kholid untuk menyebut dua nama. PBNU, kata dia perlu segera memproses pengusulan gelar pahlawan bagi para ulama NU. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menurutnya, juga masuk prioritas pengusulan, bersamaan dengan pengusulan nama KH Abdul Wahab Hasbullah. "Munas ini harus menghasilkan rekomendasi hal tersebut. Usai acara ini, PBNU kami harap segera memproses usulan tersebut," pungkasnya diamini mantan ketua GP Ansor Cholid Mawardi, tokoh keraton Cirebon, Ki Ageng Macan Putih dan beberapa kiai lain. husnu mufid

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan komentar melalui emai
sialahkan saja melakukan demonstrasi, akan tetapi gunakanlah dengan cara-cara damai dan jangan sampai memacetkan jalan raya yang merugikan masyarakat